A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: models/m_berita.php

Line Number: 60

Berita | Musrenbang Kecamatan Pontianak Kota, Pemerintah Kota Pontianak Serius Tangani Pembangunan
BERITA DAN KEGIATAN

Musrenbang Kecamatan Pontianak Kota, Pemerintah Kota Pontianak Serius Tangani Pembangunan


| 18 Februari 2014 | 10:29:11

Walikota Pontianak, Sutarmidji, SH, M.Hum, membuka secara resmi membuka kegiatan Musrenbang Kecamatan Pontianak Kota Tahun 2015 pada hari Selasa, tanggal 18 Februari 2014 yang bertempat di Aula Kecamatan Pontianak Kota. Kegiatan yang merupakan rangkaian penyusunan rencana kerja Pemerintah Kota Pontianak Tahun 2015 melalui proses partisipatif ini dihadiri oleh anggota DPRD Kota Pontianak Dapil Kecamatan Pontianak Kota, para Kepala SKPD beserta jajaran pejabat eselon II dan IV, Lurah se-Kecamatan Pontianak Kota, delegasi dari 5 kelurahan di kecamatan Pontianak Kota yang terdiri dari LPM, BKM, PKK, selain itu dihadiri juga oleh tokoh masyarakat dan tokoh agama di Kecamatan Pontianak Kota.

Pada sambutannya Walikota Pontianak mengharapkan Musrenbang kecamatan ini bisa lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Terkait usulan perbaikan jalan lingkungan (gang), agar yang menjadi prioritas adalah gang yang dapat menjadi akses dua jalan demikian juga dengan usulan saluran / drainase. Perhatian khusus diberikan pada Jl. Wahidin yang masih terkendala pembebasan lahan dan diharapkan aparatur agar lebih lebih serius mediasi pembebasan lahan sehingga jalan tersebut dapat dilebarkan menjadi 12 m.

BKM dan LPM juga menjadi catatan Walikota, terutama dalam penentuan prioritas rumah tidak layak huni dan pembangunan WC agar dilakukan dengan hati, bukan atas hubungan kedekatan dengan masyarakat. "Prioritaskan masyarakat yang benar-benar membutuhkan, bukan karena kenal dekat dengan target sasaran", ujar Sutarmidji. "Jangan sampai terjadi lagi ada rumah yang diperbaiki namun ada dua tiga rumah yang kondisinya jauh lebih memprihatinkan dan tidak mendapatkan bantuan, kalau terkendala syarat sertifikat yang belum ada, tetap dapat dibantu dengan membuat surat pernyataan tidak ada sertifikat, kecuali untuk rumah kontrakan yang tidak dapat dibantu".

Sutarmidji  mengingatkan bahwa kita harus serius melaksanakan pembangunan dan aparatur jangan main-main dalam proses pembangunan. Lurah-lurah harus punya database jalan lingkungan (gang) dan drainase yang dirangking berdasarkan kondisinya, yang paling parah letakkan jadi prioritas dan diusulkan dalam musrenbang.  Masyarakat juga harus mengawasi dan mengontrol proses pembangunan sehingga tidak ada lagi kualitas pembangunan terutama jalan lingkungan dan drainase yang baru dibangun sudah rusak dalam waktu sebulan. "untuk aspal Kita pakai AMP, tidak ada lagi aspal yang goreng-goreng", tegas Sutarmidji.  Bangunan pemerintah di Kecamatan Pontianak Kota juga menjadi perhatian khusus, Tahun 2014 ini Kantor Lurah Sungai Bangkong akan dipindahkan ke kantor IPSI, sedangkan kawasan Kantor Lurah Sungai Bangkong tersebut akan dijadikan Kantor Camat Pontianak Kota, dan Kawasan Kantor Camat Pontianak Kota akan dijadikan Puskesmas sehingga pelayanan publik dapat berjalan lebih baik lagi.

Penyediaan air bersih juga menjadi prioritas Pemerintah Kota Pontianak, saat ini cakupan air bersih masih 72% dan ditargetkan menjadi 80% pada akhir tahun 2015. "Kita optimis target tersebut dapat tercapai karena sudah banyak upaya yang dilakukan seperti pembangunan boster-boster baru serta perluasan sumber air di Penepat. Pemerintah juga memberikan sambungan air bersih gratis bagi masyarakat miskin yang kita prioritaskan di kawasan Pontianak Utara". Sebelum mengakhiri sambutannya, Walikota juga berpesan agar masyarakat miskin segera mendaftarkan dirinya ke BPJS, "tahun 2014 ini kita sudah aloksikan 5 Milyar untuk pembayaran BPJS untuk membayar premi asusransi bagi kurang lebih 2000 warga miskin".

Kegiatan selanjutnya dilakukan pleno I yang merupakan pemaparan dari Camat Pontianak Kota, Pemaparan Kepala bappeda Kota Pontianak,  dan Dinas Pekerjaan Umum. Sedangkan Pleno II merupakan diskusi warga peserta Musrenbang dalam menentukan prioritas kecamatan yang akan dikirimkan ke Forum SKPD. Sebagaimana pelaksanaan Musrenbang Kecamatan lainnya, proses pembahasan pada pleno II juga dilakukan menggunakan Sistem Informasi Perencanaan Pembangunan (SIPP) secara online.