A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: models/m_berita.php

Line Number: 60

Berita | Musrenbang RKPD 2015: Pacu Pertumbuhan Ekonomi dan Tekan Angka Kemiskinan
BERITA DAN KEGIATAN

Musrenbang RKPD 2015: Pacu Pertumbuhan Ekonomi dan Tekan Angka Kemiskinan


| 18 Maret 2014 | 18:20:45

Dalam rangkaian proses penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kota Pontianak tahun 2015, BAPPEDA Kota Pontianak menyelenggarakan Musrenbang tingkat kota pada tanggal 17-18 Maret 2014. Acara yang dilaksanakan di Grand Mahkota Hotel tersebut diikuti peserta yang terdiri dari utusan Pemerintah Propinsi Kalimantan Barat, Anggota DPRD Propinsi Kalbar dapil Kota Pontianak, anggota DPRD Kota Pontianak, MUSPIDA kota Pontianak, perwakilan Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD) Kota Pontianak, delegasi 6 kecamatan, unsur LSM, asosiasi, akademisi, stakeholders serta pemerhati permasalahan kota yang menjadi mitra Pemerintah Kota Pontianak dalam pembangunan.

 

Tujuan penyelenggaraan Musrenbang RKPD 2015 ini adalah menyelaraskan prioritas dan sasaran pembanginan kota Pontianak dengan arah kebijkan, prioritas dan sasaran pembangunan propinsi Kalbar, mengklarsifikasi usulan program dan kegiatan yang disampaikan masyarakat melalui musrenbang kelurahan dan kecamatan, mempertajam indikator kinerja program dan kegiatan prioritas serta menyepakati prioritas pembangunan serta program-program strategis kota.

 

“Untuk tahun 2015, kita masih fokus pada membereskan masalah-masalah yang kaitannya untuk memacu pertumbuhan ekonomi, menekan angka kemiskinan, pembukaan lapangan kerja dan hal-hal lainnya,” ujar Wali Kota Pontianak Sutarmidji usai membuka Musrenbang RKPD. Selain itu, lanjutnya, infrastruktur dan sektor pendidikan masih menjadi sasaran dalam perumusan RKPD dalam musrenbang ini. “Capacity building juga perlu untuk peningkatan sumber daya manusia sesuai dengan visi dan misi Kota Pontianak,” kata Sutarmidji.

 

Ia mengapresiasi partisipasi masyarakat Kota Pontianak yang dinilainya cukup tinggi dalam pembangunan. Salah satu contoh konkritnya dapat dilihat keterlibatan masyarakat dalam membangun jalan lingkungan. Kendati Pemkot hanya memberikan bantuan berupa material, namun dalam pengerjaan dan penambahan kekurangannya ditutup swadaya masyarakat. “Sampai saat ini panjang ruas jalan lingkungan yang terdata di Kota Pontianak mencapai 739,606 kilometer yang mana 68 persennya telah kita tangani melalui skema partisipasi swadaya masyarakat,” jelas Midji.

 

Untuk mendongkrak perekonomian masyarakat, Pemkot Pontianak menerapkan skema pelatihan-pelatihan keterampilan yang melibatkan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang telah memiliki fasilitas pendidikan keterampilan. “Sehingga dalam waktu dekat kita dapat mulai memberikan pelatihan keterampilan untuk masyarakat umum,” tuturnya.

 

Sumber : www.bappeda.pontianakkota.go.id