BERITA DAN KEGIATAN

Musrenbang Bicarakan Kebutuhan Bukan Keinginan


Bidang litbang | 05 Desember 2012 | 12:21:16

Musrenbang Tingkat Kecamatan Pontianak Selatan

Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan digelar di Kecamatan Pontianak Selatan, Kamis (11/2) di Aula Kantor Camat Pontianak Selatan. Penyelenggaraan musrenbang Kecamatan Pontianak Selatan ini digelar selama dua hari yakni tanggal 11 Februari hingga 12 Februari 2010. Musrenbang ini selain dihadiri Walikota Pontianak, Sutarmidji, juga dihadiri anggota DPRD daerah pemilihan Kecamatan Pontianak Selatan, Muspika Pontianak Selatan, para lurah, tokoh masyarakat dan tokoh agama serta stakeholder.
Ketua Panitia Musrenbang tingkat Kecamatan Pontianak Selatan, Sukardi, mengungkapkan tujuan musrenbang ini yakni untuk menyepakati hasil-hasil musrenbang dari tingkat kelurahan yang akan menjadi kegiatan prioritas pembangunan di wilayah kecamatan dan menetapkan kegiatan prioritas pembangunan di kelurahan. “Disamping itu juga melakukan klasifikasi atas kegiatan prioritas pembangunan kecamatan sesuai dengan fungsi-fungsi satuan perangkat daerah kota,” ujarnya.
Sementara itu, Camat Pontianak Selatan, A’ie Masri menuturkan sebelum digelarnya musrenbang ini telah dilaksanakan musrenbang tingkat kelurahan pada tanggal 25 Januari sampai dengan 31 Januari 2010.
“Kami mengharapkan kepada peserta musrenbang kecamatan untuk memanfaatkan waktu yang hanya dua hari ini guna membahas usulan sesuai dengan yang diusulkan oleh lurah yang merupakan hasil musrenbang tingkat kelurahan,” kata A’ie.
Ia berharap kepada peserta agar menjadikan musrenbang ini sebagai sarana pengambilan keputusan dalam menentukan skala prioritas yang diperlukan masyarakat Kecamatan Pontianak Selatan untuk diajukan pada musrenbang tingkat kota yang akan datang. “Harapan kami kepada peserta musrenbang tingkat kecamatan, janganlah mengecewakan masyarakat dan selesaikanlah tugas dengan baik sesuai dengan tata cara yang telah ditentukan,” ucapnya.
Ditempat yang sama, Walikota Pontianak, Sutarmidji mengatakan pada kesempatan musrenbang ini akan disinkronkan rencana pembangunan di tingkat kecamatan. “Saya sudah baca tadi tapi modelnya tetap sama dari tahun ke tahun tidak ada perubahan, modelnya itu-itu saja. Padahal tahun lalu saya sudah menyampaikan kalau musrenbang ini yang kita bicarakan kebutuhan bukan keinginan. Kalau keinginan itu tiga keranjang pun masuk semua. Nanti kalau yang direalisasikan cuma sedikit baru ribut,” jelas Sutarmidji.
Ia juga menegaskan agar kegiatan rutin kantor tidak dimasukkan dalam daftar usulan musrenbang. “Harusnya kedepan, nanti tolong pak camat dan dinas terkait setelah ini untuk bicara dengan tokoh RW/RT, tokoh masyarakat untuk membuat suatu perencanaan pembangunan di tingkat kecamatan yang betul-betul itu skala prioritasnya sudah tersusun dengan baik. Sehingga tidak ada lagi kekecewaan-kekecewaan ketika usulan yang nyangkut banyak tidak terealisasi,” tuturnya.
Sutarmidji memaparkan pembangunan jalan yang bisa menghubungkan satu gang ke gang lainnya, yang lebih banyak untuk kepentingan umum atau banyak dilalui maka itulah yang menjadi skala prioritas.
Pembangunan jalan lingkungan, dikatakan Sutarmidji, hendaknya mengutamakan yang dekat komplek perumahan. “Saya sudah bilang kalau kita bangun gang utamakan yang dekat komplek perumahan karena kebanyakan mereka belum menyerahkan fasos dan fasumnya. Kalaupun ada fasos yang diserahkan tapi belum dibalik nama dan terkadang yang diserahkan itu tidak sesuai dengan yang seharusnya,” ucapnya prihatin.
Walikota berharap musrenbang ini bisa membawa suatu perubahan sehingga tidak membawa kekecewaan. Disamping itu juga bisa menentukan yang mana saja yang menjadi skala prioritas pembangunan. “Dan saya berharap juga ini dikawal sampai musrenbang tingkat kota dan ketika akan menyusun anggaran ini dijadikan pedoman,” pungkasnya. (12)