BERITA DAN KEGIATAN

Musrenbang Forum Diskusi Masyarakat dan Pemerintah


Bidang litbang | 05 Desember 2012 | 12:25:01

Pemkot Gelar Musrenbang Tingkat Kota

Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) merupakan agenda rutin pemerintah dari kelurahan dan kecamatan, kabupaten/kota, provinsi dan pemerintah pusat. Demikian diungkapkan Ketua Panitia Penyelenggara, Zulkarnain pada Musrenbang Tingkat Kota Pontianak yang digelar Rabu (24/3) di Aula Sultan Syarif Abdurrahman (SSA) Kantor Walikota Pontianak. Musrenbang ini digelar selama dua hari mulai tanggal 24 hingga 25 Maret 2010 dan diikuti oleh aparatur Pemerintah Kota Pontianak, masyarakat dan stakeholder.
“Kegiatan ini sudah sering dilaksanakan dalam setiap kurun waktu satu tahunan. Dengan rutinitas tahunan seperti ini timbul anggapab bahwa pelaksanaan musrenbang yang dimulai dari tingkat kelurahan sampai tingkat pusat tersebut terkesan hanya bersifat seremonial dan formalitas belaka,” tuturnya.
Dikatakannya, imej seperti ini muncul dari beberapa pendapat masyarakat yang menilai bahwa hasil rumusan aspirasi-aspirasi masyarakat yang diusulkan melalui pelaksanaan musrenbang pada tahun-tahun sebelumnya tidak pernah terealisasi. “Imej seperti ini harus dihilangkan dan dibuang jauh-jauh karena kenyataannya bahwa banyak aspirasi-aspirasi dari hasil musrenbang yang dapat diimplementasikan oleh Pemerintah Kota Pontianak khususnya kepada masyarakat,” ucapnya.
Ia berharap melalui musrenbang ini bisa menyatukan persepsi secara bersama-sama dengan berbagai elemen masyarakat dan pemangku kepentingan untuk mendiskusikan, membahas, merancang dan merencanakan kebutuhan pembangunan seperti apa yang harus dilakukan oleh Pemkot Pontianak beberapa tahun kedepan dengan tidak keluar dari koridor aturan yang ada dan program-program yang telah ditetapkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Kota Pontianak tahun 2010-2014.
“Musrenbang ini sebagai wadah forum diskusi masyarakat dan pemerintah untuk merencanakan pembangunan kedepan,” katanya.
Sementara itu, Wakil Walikota Pontianak, Paryadi mengatakan musrenbang ini sangat strategis bagi kepentingan daerah dalam rangka untuk bisa memenuhi berbagai persoalan atau problematika yang dihadapi oleh masyarakat.
“Intinya pada saat musrenbang tentu akan dibicarakan, didiskusikan dan merencanakan berkaitan dengan apakah bentuknya ide atau saran-saran maupun apa-apa saja yang harus dan segera dilakukan oleh Pemkot Pontianak,” jelasnya.
Menurutnya, kesemuanya itu untuk bisa mewujudkan di forum ini sebagai gambaran dari pembangunan Kota Pontianak. “Terutama dalam hal jangka pendek atau dalam tahun depan yang terus dan berupaya kita kembangkan dan tentunya tidak hanya bisa dilakukan oleh Pemkot sendiri, namun perlu dukungan dari stakeholder, dari masyarakat baik itu swasta, BUMN, BUMD, maupun dari pemerintah provinsi dan pemerintah pusat,” terangnya.
Kedepannya, kata Paryadi, dalam hal bantuan-bantuan yang nantinya diberikan oleh pemerintah pusat, landasan dasar untuk bisa mendapatkan bantuan apakah dalam bentuk dana hibah adalah dari adanya musrenbang di kabupaten/kota yang dianggap urgen dan dianggap penting pada tahun berjalan. “Jadi tidak serta merta nantinya ketika tidak dibahas dan tidak dituangkan dalam proses perencanaan pembangunan atau musrenbang maka kegiatan ataupun usulan ini mungkin tidak akan difasilitasi oleh pemerintah pusat,” ujar Paryadi.
Dituturkan Paryadi, program-program yang tertuang dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2011 nanti harus dapat diimplementasikan oleh setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) melalui penyusunan rencana kerja SKPD masing-masing sebagai dokumen operasional pelaksanaan pembangunan dalam kurun waktu satu tahun.
Program-program Pemkot yang sudah berjalan dan sedang dalam proses antara lain seperti program perbaikan rumah tidak layak huni, program jaminan kesehatan masyarakat kota (Jamkesko), program peningkatan atau pembangunan rumah sakit Pemkot, program pembangunan sekolah pelayaran, program beasiswa prestasi bagi siswa SD, SMP, SMA dan SMK. (12)